EVALUASI CAPAIAN DAN RENCA PROGRAM UPSUS PAJALE

Pandeglang – Evalusai pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) Upaya khusus Padi Jagung Kedelai (Upsus Pajale) tahun 2019 dan Rencana Program Tahun 2020 dilaksanakan oleh Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang, Rabu (16/10).

Sekretaris sekaligus Plt. Kepala Bidang Tanaman Pangan Distan Nasir, SP.,MBA.,MP, meminta kepada semua tim Upsus untuk terus berupaya memaksimalkan pencapaian target-target upsus kabupaten pandeglang dalam waktu yang sangat terbatas ini, dimana waktu efektif hanya tinggal 2 (dua) bulan.

Nasir juga menyampaikan terima kasih kepada tim Upsus Pandeglang yang telah berupaya memberikan LTT terbaik sampai akhir September 2019 terutama untuk komunitas Padi. Namun begitu, masih ada beberapa PR yang perlu dimaksimalkan akibat musim kemarau panjang. Benih-benih yang masih belum dapat ditanam harus dipastikan aman dan dapat segera ditanam saat musim hujan tiba. Bantuan petugas para Danramil dan Babinsa untuk memastikan bahwa benih Pajale seperti Jagung dan Kedelai dapat dikawal dan ditanam sesuai rencana.

Koordinator Penyuluh sebagai garda terdepan harus maksimal memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh PPL pendamping untuh mengawal dan mendampingi para Petani agar benih-benih yang sudah diterima dapat tertanam sesuai rencana. Begitu juga harapan agar para Danramil dan Babinsa selaku Tim Upsus dapat melakukan hal yang sama dan membuat laporan penanaman juga laporan hasil, seandainya tanam dan panen sudah dilaksanakan.

Target Oktober November perlu dipersiapkan dengan matang, baik pengembangan Padi Pengembangan Jagung maupun pengembangna Kedelai serta kegiatan-kegiatan penangkaran benih padi korporasi harus menjadi catatan khusus bagi para petugas dan Babinsa, agar target menjadikan pandeglang menjadi sentra benih nasional segera terwujud. Penangkaran kedelai untuk mempersiapkan kebutuhan benih awal tahun 2020 agar disiapkan secara maksimal. Sehingga kecukupan benih Insitu dapat terpenuhi, begitu juga pengembangan jagung saat musim hujan tiba demi memenuhi kebutuhan jagung terutama untuk PT. Salim Ivomas Pratama Tbk. Sehingga dapat beroprasi untuk meningkatkan kualitas jagung pandeglang dapat terwujud. Tegasnya

Ir. Amirudin Pohan, M.Si Direktur Aneka Kacang dan Umbi Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI dalam arahannya menyampaikan bahwa selama ini pada setiap Rapat koordinasi pajale sangat jarang disinggung tentang Kedelai, dampaknya kedelai kurang diminati masyarakat/petani Jadi PR kita bagimana caranya menaikan pamor kedelai ini, memang masalah kedelai ini diharga, akibat kuota import tidak bisa diatur oleh pemerintah, selama ini Import diatur oleh Amerika. Kedelai ini memang berat luar biasa susahnya, oleh sebab itu kita harus terus berusaha agar ketersediaan di Negeri ini harus cukup, mampu bersaing karena kualitas Kedelai Indonesia jauh lebih bagus dari pada Kedelai Import.

Rakor ini dihadiri oleh Tim Upsus Pusat dari Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, BPTP Banten, Dinas Pertanian Provinsi Banten, Danramil se-Kabupaten Pandeglang serta para Koordinator Penyuluh Kabupaten Pandeglang.

Author: pertanian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *