UPAYA DISTAN PANDEGLANG CEGAH PENULARAN RABIES

Untuk merealisasikan Misi Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang berkaitan dengan Penguatan Perlindungan Tanaman dan Hewan serta Pengawasan Hasil Olahan Asal Hewan yang ASUH (Aman Sehat Utuh Halal), Seksi Kesehatan Hewan Bidang Peternakan melaksanakan kegiatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hewan/ Ternak yaitu Vaksinasi Penyakit Rabies dan SE (Septichaemia Epizootica). Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian No. 4026/Kpts/ OT.140/4/2013 tgl 1 April 2013 tentang 25 PHMS yg mendapat prioritas pengendalian dan atau pemberantasannya di Indonesia. Dalam peraturan tersebut, PHMS yang termasuk didalamnya Penyakit Rabies dan SE.
1. Penyakit Rabies
-Rabies atau yang dikenal juga dengan istilah “anjing gila” adalah infeksi virus yang menyerang otak dan sistem saraf penderitanya serta bersifat zoonosis (penyakit hewan yg bs menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya). Penyakit ini tergolong sangat berbahaya karena berpotensi besar menyebabkan kematian.
– Hewan penular Rabies.
Hewan yang menularkan rabies di antaranya anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar.
– Gejala Penyakit Rabies.
a. Gejala rabies buas/ganas: hewan yang terinfeksi tampak galak, agresif, menggigit apa saja d sekitarnya, air liur terus menetes, meraung-raung gelisah kemudian menjadi lumpuh dan mati.
b. Gejala rabies jinak/tenang: hewan yang terinfeksi suka bersembunyi di tempat gelap, selanjutnya mengalami kelumpuhan dan mati.
– Penularan Penyakit rabies: menular melalui gigitan atau melalui benda yang terkena/tercemar air liur penderita virus rabies.

2. Penyakit Septichaemia Epizootica (SE)/Haemorragic Septicaemia (HS) yang sering disebut juga penyakit ngorok.
– Penyakit ini sering menyerang sapi atau kerbau, bersifat akut dengan kematian tinggi dan menimbulkan kerugian yang cukup besar.

Vaksinasi Rabies dan SE d Kab. Pandeglang dilaksanakan pada tahun 2019 d wilayah yg berpotensi timbulnya kedua penyakit tersebut meliputi Kecamatan Sumur, Cimanggu, Cibaliung, Cigeulis dan Cikeusik. Target pelaksanaan Vaksinasi Rabies adalah hewan anjing/kucing berpemilik sebanyak 200 ekor sedangkan target Vaksinasi SE pada ternak sapi/kerbau sebanyak 200 ekor.

Kepala Bidang Peternakan drh. Dyah Lukitaningsih menyampaikan bahwa Vaksinasi Rabies dan SE perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dalam rangka penanganan PHMS dan zoonosis di Kabupaten Pandeglang. <putu>

Author:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *